JAKARTA - Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit plasma di Riau kembali mengalami penurunan pada periode 11–24 Februari 2026. Penurunan ini berdampak langsung pada pendapatan petani plasma yang menggantungkan penghasilan dari komoditas sawit.
Penurunan Harga TBS Sawit Plasma
Berdasarkan data terbaru, harga TBS sawit plasma turun sebesar Rp65,82 per kilogram. Penurunan ini terjadi di tengah fluktuasi pasar minyak sawit yang memengaruhi harga tandan buah segar di tingkat petani.
Penurunan harga TBS plasma menimbulkan tantangan bagi petani yang selama ini mengandalkan stabilitas harga untuk perencanaan usaha. Hal ini juga berdampak pada kemampuan petani dalam menutup biaya produksi dan operasional kebun sawit.
Faktor Penyebab Penurunan Harga
Pergerakan harga TBS sawit plasma seringkali mengikuti harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar domestik dan internasional. Tren penurunan harga CPO secara global menjadi salah satu faktor utama yang menekan harga TBS di Riau.
Selain itu, kondisi cuaca, produksi tandan buah, dan ketersediaan pasokan juga memengaruhi harga. Fluktuasi ini membuat harga TBS plasma di tingkat petani menjadi lebih dinamis dan kadang sulit diprediksi.
Dampak Terhadap Petani Plasma
Turunnya harga TBS berdampak pada pendapatan harian dan kapasitas modal petani. Banyak petani plasma harus menyesuaikan pengeluaran dan rencana produksi agar tetap seimbang dengan pendapatan yang menurun.
Petani plasma yang bergantung pada hasil panen untuk kebutuhan sehari-hari akan merasakan tekanan finansial. Hal ini juga dapat memengaruhi investasi jangka panjang di kebun sawit dan perawatan tanaman.
Strategi Menghadapi Fluktuasi Harga
Petani sawit plasma dapat mempertimbangkan strategi diversifikasi pendapatan. Selain itu, pemanfaatan teknologi dan pengelolaan kebun yang lebih efisien bisa membantu mengurangi biaya produksi.
Kerjasama dengan koperasi dan perusahaan pengelola plasma juga menjadi alternatif untuk mendapatkan harga lebih stabil. Pendekatan ini dapat membantu petani menghadapi ketidakpastian harga di pasar dan menjaga kesinambungan usaha sawit.
Outlook Harga TBS ke Depan
Meski harga TBS sawit plasma turun saat ini, proyeksi jangka menengah hingga panjang masih bergantung pada dinamika pasar minyak sawit global. Pemulihan harga CPO dapat menjadi faktor kunci bagi kenaikan harga TBS di Riau selanjutnya.
Petani dan pihak pengelola plasma diharapkan terus memantau kondisi pasar. Langkah antisipatif dan pengelolaan kebun yang tepat akan menentukan daya tahan ekonomi petani menghadapi fluktuasi harga.